Once upon a time there was a cruise ship sailing. On board, a magician was giving a show to some passengers. The magician ALWAYS had a parrot on his shoulder. Whenever the magician told a joke, the parrot would give it away. One time the magician had a knife, he spun it around it dissappeared! The parrot said "It's in his pocket, it's in his pocket". The crowd booed him because the parrot gave it away. The next trick he did, he waved a wand around and it vanished. Again, the parrot said, "It's up his sleeve! It's up his sleeve!" The magician got mad because he couldn't keep any of his tricks secret. The parrot kept giving them away.
One day the cruise ship sank. The magician and the parrot managed to make it to an island where they stayed for about 3 months when the parrot, all of a sudden, burst out and asked:
"Ok, I give up! Where'd you hide the ship?"
Sunday, March 22, 2009
Monday, February 23, 2009
What is sex ..?
Suatu pagi seorang anak yang baru masuk sekolah dasar bertanya kepada ayahnya, “Yah… ayah… sex itu apa sih, yah…?”
Terperanjat si ayah mendengar pertanyaan si Upik. Terbayang dia tentang arus modern zaman sekarang yang membuat manusia berpikiran terbuka, termasuk anak yang masih kecil.
Sesuai dengan konsep pendidikan seks yang sedang hangat dibicarakan, mulailah si ayah mencari-cari jawaban yang sesuai dengan umur dan harapan anaknya yang ia harapkan tak mau tertinggal dalam arus pendidikan modern.
Maka si ayah pun mulai memberikan jawaban dengan mengkiaskan kumbang dan bunga, telur yang yang menetas berudu dan kemudian menjadi katak, hujan serta benih yang berkembang menjadi tunas, diikuti dengan pembentukan bayi dalam kandungan.
Sebelum mengakhiri semua jawaban itu, si ayah menyelipkan juga kisah percintaan antara ia dan mamanya sejak dari zaman sekolah menengah hingga sampai kelahiran seorang bayi comel yaitu si anak yang bertanya itu. Tiba-tiba si anak menangis terisak-isak. Si ayah keheranan.
“Eh kenapa nak…?”
Si ayah bertanya keheranan. Tetapi si anak masih tetap menangis.
“Jawabanya panjang amat… hu… hu… hu, terus di mana tempat untuk nulis jawabannya? Ayah aja deh yang nulis jawabannya!!! Hu… hu… hu…”
Si Upik lantas menyerahkan buku latihan Bahasa Ingris yang pada muka
depannya tertulis…
Terperanjat si ayah mendengar pertanyaan si Upik. Terbayang dia tentang arus modern zaman sekarang yang membuat manusia berpikiran terbuka, termasuk anak yang masih kecil.
Sesuai dengan konsep pendidikan seks yang sedang hangat dibicarakan, mulailah si ayah mencari-cari jawaban yang sesuai dengan umur dan harapan anaknya yang ia harapkan tak mau tertinggal dalam arus pendidikan modern.
Maka si ayah pun mulai memberikan jawaban dengan mengkiaskan kumbang dan bunga, telur yang yang menetas berudu dan kemudian menjadi katak, hujan serta benih yang berkembang menjadi tunas, diikuti dengan pembentukan bayi dalam kandungan.
Sebelum mengakhiri semua jawaban itu, si ayah menyelipkan juga kisah percintaan antara ia dan mamanya sejak dari zaman sekolah menengah hingga sampai kelahiran seorang bayi comel yaitu si anak yang bertanya itu. Tiba-tiba si anak menangis terisak-isak. Si ayah keheranan.
“Eh kenapa nak…?”
Si ayah bertanya keheranan. Tetapi si anak masih tetap menangis.
“Jawabanya panjang amat… hu… hu… hu, terus di mana tempat untuk nulis jawabannya? Ayah aja deh yang nulis jawabannya!!! Hu… hu… hu…”
Si Upik lantas menyerahkan buku latihan Bahasa Ingris yang pada muka
depannya tertulis…
Wednesday, December 31, 2008
Nasty Bug
Every night, Harold would go down to the liquor store, get a six pack, bring it home, and drink it while he watched TV. One night, as he finished his last beer, the doorbell rang. He stumbled to the door and found a six-foot cockroach standing there. The bug grabbed him by the collar and threw him across the room, and left.
The next night, after he finished his 3th beer, the doorbell rang.
He walked slowly to the door and found the same six-foot cockroach standing there. The big bug punched him in the stomach, then left.
The next night, after he finished his 1st beer, the doorbell rang again. The same six-foot cockroach was standing there. This time he was kneed in the groin and hit behind the ear as he doubled over in pain. Then the big bug left.
The fourth night Harold didn't drink at all. The doorbell rang. The cockroach was standing there. The bug beat the snot out of Harold and left him in a heap on the living room floor.
The following day, Harold went to see his doctor. He explained events of the preceding four nights. "What can I do?" he pleaded.
"Not much" the doctor replied. "There's just a nasty bug going around."
The next night, after he finished his 3th beer, the doorbell rang.
He walked slowly to the door and found the same six-foot cockroach standing there. The big bug punched him in the stomach, then left.
The next night, after he finished his 1st beer, the doorbell rang again. The same six-foot cockroach was standing there. This time he was kneed in the groin and hit behind the ear as he doubled over in pain. Then the big bug left.
The fourth night Harold didn't drink at all. The doorbell rang. The cockroach was standing there. The bug beat the snot out of Harold and left him in a heap on the living room floor.
The following day, Harold went to see his doctor. He explained events of the preceding four nights. "What can I do?" he pleaded.
"Not much" the doctor replied. "There's just a nasty bug going around."
Selingkuh Sih..
Atiep lagi nyantep sarapan sambil baca koran di halaman depan, ketika ia tiba-2 dikagetkan dengan sebuah pukulan di belakang kepalanya.... "toennggg........" demikian bunyi piring seng yg dipukulkan oleh istrinya dan tepat mengenai botaknya....
Nggak ada ujan nggak ada angin digituin, si Atiep marah-2...
"He...ngapain mukul-2 suamimu ????"
"Lu dasar laki-2 hidung belang....." balas istrinya "siapa DESI yang kamu tulis namanya di kertas dalam dompetmu itu ?"
Atiep sempat gelagapan, nyaris kepergok selingkuhnya dengan DESI, untung dia langsung ketemu jurus ampuh buat menghindar.....
"O... rupanya itu toh..... DESI itu nama Kuda taruhan, kemarin aku sempet taruhan sama temen-2 di kantor...."
Untung sang istri percaya, jadi perang dunia tak jadi meletus....
Tiga hari kemudian.... "TOENG..." kali ini rantang mendarat di kepala Atiep yang botak dengan lebih kenceng... Ampir semaput....Atiep marah-2 sama istrinya....
"Kenapa kau pukul aku Mam ???" Istrinya dengan kalem menjawab : "TUH... KUDAMU telepon nyari kamu......"
Nggak ada ujan nggak ada angin digituin, si Atiep marah-2...
"He...ngapain mukul-2 suamimu ????"
"Lu dasar laki-2 hidung belang....." balas istrinya "siapa DESI yang kamu tulis namanya di kertas dalam dompetmu itu ?"
Atiep sempat gelagapan, nyaris kepergok selingkuhnya dengan DESI, untung dia langsung ketemu jurus ampuh buat menghindar.....
"O... rupanya itu toh..... DESI itu nama Kuda taruhan, kemarin aku sempet taruhan sama temen-2 di kantor...."
Untung sang istri percaya, jadi perang dunia tak jadi meletus....
Tiga hari kemudian.... "TOENG..." kali ini rantang mendarat di kepala Atiep yang botak dengan lebih kenceng... Ampir semaput....Atiep marah-2 sama istrinya....
"Kenapa kau pukul aku Mam ???" Istrinya dengan kalem menjawab : "TUH... KUDAMU telepon nyari kamu......"
Suicide Blonde Goes To The Hospital!
A blonde hurries into the emergency room late one night with the tip of her index finger shot off.
"How did this happen?" the emergency room doctor asked her.
"Well, I was trying to commit suicide," the blonde replied.
"What?" sputtered the doctor.
"You tried to commit suicide by shooting your finger off?"
"No silly!" the blonde said. "First I put the gun to my chest, and I thought: I just paid $6,000.00 for these breast implants, I'm not shooting myself in the chest."
"So then?" asked the doctor.
"Then I put the gun in my mouth, and I thought: I just paid $3000.00 to get my teeth straightened, I'm not shooting myself in the mouth."
"So then?"
"Then I put the gun to my ear, and I thought: This is going to make a loud noise. So I put my finger in the other ear before I pulled the trigger."
"How did this happen?" the emergency room doctor asked her.
"Well, I was trying to commit suicide," the blonde replied.
"What?" sputtered the doctor.
"You tried to commit suicide by shooting your finger off?"
"No silly!" the blonde said. "First I put the gun to my chest, and I thought: I just paid $6,000.00 for these breast implants, I'm not shooting myself in the chest."
"So then?" asked the doctor.
"Then I put the gun in my mouth, and I thought: I just paid $3000.00 to get my teeth straightened, I'm not shooting myself in the mouth."
"So then?"
"Then I put the gun to my ear, and I thought: This is going to make a loud noise. So I put my finger in the other ear before I pulled the trigger."
Thursday, December 25, 2008
Suatu Saat .... Ada yang Hilang
Seorang wartawati mendapat tugas liputan ke dusun-dusun terpencil untuk mengetahui kehidupan penduduk setempat. Dia tiba di sebuah desa terpencil dan mewawancarai seorang pria tua.
Setelah menanyakan banyak hal, si wartawati bertanya, "Apa Bapak bisa menceritakan peristiwa tertentu yang pernah terjadi di dusun ini yang melibatkan banyak warga dan peristiwa itu bikin semua orang bergembira?"
Bapak itu menjawab sambil tersenyum, "Suatu malam kambing kepala dusun hilang, jadi seluruh penduduk laki-laki mencari kambing itu bersama-sama. Setelah mencari kesana kemari kami akhirnya menemukan kambing itu. Mungkin karena malam itu dingin kami jadi horni dan akhirnya kami semua menggilir kambing itu"
Sambil mengeryit si wartawati berkata, "Maaf Pak, kami tak mungkin menerbitkan kisah semacam itu. Apa ada peristiwa menggembirakan lain yang dilakukan bersama-sama oleh penduduk sini?"
Bapak itu berkata dengan wajah gembira, "Suatu malam istri salah seorang warga hilang. Semua penduduk laki-laki turun segera mencarinya. Setelah mencari kesana-kemari, akhirnya wanita tersebut kami temukan. Mungkin karena malam itu dingin kami jadi horni dan akhirnya kami semua bergantian menggilirnya".
Dengan frustrasi sang wartawati bilang kalau berita semacam itu tak mungkin diterbitkan di korannya. Kemudian si wartawati berkata, "Kalau begitu kita coba ganti peristiwanya. Kali ini coba Bapak ceritakan peristiwa yang sedih"
Bapak tua itu diam menunduk sebentar, lalu diangkatnya wajahnya yang penuh kesedihan sambil berkata, "Suatu malam saya hilang....."
Setelah menanyakan banyak hal, si wartawati bertanya, "Apa Bapak bisa menceritakan peristiwa tertentu yang pernah terjadi di dusun ini yang melibatkan banyak warga dan peristiwa itu bikin semua orang bergembira?"
Bapak itu menjawab sambil tersenyum, "Suatu malam kambing kepala dusun hilang, jadi seluruh penduduk laki-laki mencari kambing itu bersama-sama. Setelah mencari kesana kemari kami akhirnya menemukan kambing itu. Mungkin karena malam itu dingin kami jadi horni dan akhirnya kami semua menggilir kambing itu"
Sambil mengeryit si wartawati berkata, "Maaf Pak, kami tak mungkin menerbitkan kisah semacam itu. Apa ada peristiwa menggembirakan lain yang dilakukan bersama-sama oleh penduduk sini?"
Bapak itu berkata dengan wajah gembira, "Suatu malam istri salah seorang warga hilang. Semua penduduk laki-laki turun segera mencarinya. Setelah mencari kesana-kemari, akhirnya wanita tersebut kami temukan. Mungkin karena malam itu dingin kami jadi horni dan akhirnya kami semua bergantian menggilirnya".
Dengan frustrasi sang wartawati bilang kalau berita semacam itu tak mungkin diterbitkan di korannya. Kemudian si wartawati berkata, "Kalau begitu kita coba ganti peristiwanya. Kali ini coba Bapak ceritakan peristiwa yang sedih"
Bapak tua itu diam menunduk sebentar, lalu diangkatnya wajahnya yang penuh kesedihan sambil berkata, "Suatu malam saya hilang....."
Kado Natal
Saat menjelang natal seorang kakek ingin memberi kejutan kepada temannya dengan membawa sebuah kado yang cukup berat. Kemudian kakek itu memasuki sebuah apartemen.
Di pintu masuk ia bertemu seorang anak. "Nak,apakah engkau tahu kamar dimana Pak Yakub tinggal?" tanya sang kakek kepada anak tersebut.
Dengan ramah anak itu menjawab, "O, tahu Kek! Mari saya antarkan."
Anak itu pun mengajak kakek itu naik tangga menuju lantai 10 dan membawanya ke depan kamar pak Yakub.
"Ini Kek... kamar apartemen Pak Yakub."
Dengan napas yang masih tersengal-sengal dan membawa kado yang berat, sang kakek mengetuk pintu berkali-kali tetapi tidak ada jawaban.
"Nak,sepertinya Pak Yakub tidak ada dikamar."
"Betul Kek, Pak Yakub sedang berada di lantai satu menunggu tamunya."
*&^%$$&*
Di pintu masuk ia bertemu seorang anak. "Nak,apakah engkau tahu kamar dimana Pak Yakub tinggal?" tanya sang kakek kepada anak tersebut.
Dengan ramah anak itu menjawab, "O, tahu Kek! Mari saya antarkan."
Anak itu pun mengajak kakek itu naik tangga menuju lantai 10 dan membawanya ke depan kamar pak Yakub.
"Ini Kek... kamar apartemen Pak Yakub."
Dengan napas yang masih tersengal-sengal dan membawa kado yang berat, sang kakek mengetuk pintu berkali-kali tetapi tidak ada jawaban.
"Nak,sepertinya Pak Yakub tidak ada dikamar."
"Betul Kek, Pak Yakub sedang berada di lantai satu menunggu tamunya."
*&^%$$&*
Belanja Kado Natal
Menjelang Natal, seorang hakim yang hatinya bersuka cita, bertanya pada seorang napi, "Kamu ditangkap atas tuduhan apa?"
Napi itu menjawab, "Karena belanja kebutuhan menjelang Natal." Hakim itu segera berkata, "Wah...kalo itu sih bukan pelanggaran.
Jam berapa sih kamu belanja?"
Napi itu dengan kalemnya menjawab, "Sebelum toko itu buka, Pak!"
Napi itu menjawab, "Karena belanja kebutuhan menjelang Natal." Hakim itu segera berkata, "Wah...kalo itu sih bukan pelanggaran.
Jam berapa sih kamu belanja?"
Napi itu dengan kalemnya menjawab, "Sebelum toko itu buka, Pak!"
Gak Perlu Masak
Seorang anak kelas satu SD tidak mau bergabung dengan teman-teman sebayanya yang dengan ceria ngobrol tentang liburan Natal.
"Apa kamu ngga suka liburan Natal?" tanyaku.
"Ngga terlalu," akunya. "Capek, karena orang tuaku selalu menghadiri banyak sekali kebaktian Natal, dan aku harus selalu ikut."
"Loh, orang tuamu pendeta, ya?" tanyaku penasaran.
"Bukan, hanya anggota gereja biasa," jawabnya, "kami harus selalu ikut agar mama tidak perlu masak lagi di rumah, 'cape' deh."
"Apa kamu ngga suka liburan Natal?" tanyaku.
"Ngga terlalu," akunya. "Capek, karena orang tuaku selalu menghadiri banyak sekali kebaktian Natal, dan aku harus selalu ikut."
"Loh, orang tuamu pendeta, ya?" tanyaku penasaran.
"Bukan, hanya anggota gereja biasa," jawabnya, "kami harus selalu ikut agar mama tidak perlu masak lagi di rumah, 'cape' deh."
Menginginkan Bayi Saat Natal
"Apa yang terjadi di rumahmu Natal tahun ini?" tanyaku kepada Regina yang berusia 5 tahun.
"Semuanya berantakan. Sinterklas menaruh semua kaos kaki di tempat yang salah. Dan ia juga lupa akan hadiah yang aku minta. Ayah bilang mungkin sinterklas terantuk kepalanya saat menuruni cerobong asap."
"Lalu, apa sih yang kamu minta pada sinterklas, tapi ngga kamu dapatkan?"
"Aku ingin seorang bayi."
"Semuanya berantakan. Sinterklas menaruh semua kaos kaki di tempat yang salah. Dan ia juga lupa akan hadiah yang aku minta. Ayah bilang mungkin sinterklas terantuk kepalanya saat menuruni cerobong asap."
"Lalu, apa sih yang kamu minta pada sinterklas, tapi ngga kamu dapatkan?"
"Aku ingin seorang bayi."
Thursday, June 26, 2008
Apakah Anda Cukup Pintar?
Dibawah ini ada empat ( 4 ) pertanyaan dan satu pertanyaan bonus. Jawablah semua tanpa banyak pikir. Cuma boleh berpikir sedetik, jawab segera. OK?
Ayo cari tahu, seberapa pintar anda… .
Siap? GO!!! (gulung layar)
Pertanyaan pertama:
A nda ikut berlomba. Anda menyalip orang di posisi nomor dua. Sekarang posisi anda nomor berapa?
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~
Jawaban: Jika anda menjawab Nomor Satu, anda SALAH BESAR! Jika anda menyalip orang nomor dua, sekarang andalah yang ada di posisi nomor dua!
Jangan ngaco lagi, ya?.
Sekarang jawab pertanyaan kedua,
tapi jangan berpikir lebih banyak daripada ketika menjawab pertanyaan pertama tadi, OK ?
Pertanyaan Kedua:
Jika anda menyalip orang di posisi terakhir, sekarang anda di posisi…?
(gulung layar)
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~
Jawaban: Jika anda menjawab anda orang kedua dari terakhir, anda SALAH LAGI… Coba, bagaimana caranya menyalip orang TERAKHIR?
Anda sebetulnya tidak terlalu pintar, ‘ kan?
Pertanyaan ketiga:
Hitung-hitungan yang pelik! Catatan: kerjakan di pikiran anda saja.
JANGAN gunakan kertas atau pensil atau kalkulator. Cobalah.
Ambil 1000 dan tambahkan 40 padanya. Sekarang tambahkan 1000 lagi. Sekarang tambahkan 30 .. !
Tambahkan 1000 lagi< U> . Sekarang tambahkan 20. Sekarang tambahkan 1000
Sekarang tambahkan 10 . Berapa totalnya?
gulung layar…...
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~
Apakah hasilnya 5000 ?
Jawaban yang benar adalah 4100.
Kalau tidak percaya, cek dengan kalkulator!
Hari apes, ‘ kan?
Mungkin di pertanyaan terakhir anda bisa benar…
….Mungkin.
Pertanyaan keempat:
Ayah Mary punya lima anak: 1. Nana, 2. Nene, 3. Nini,
4. Nono. Siapa nama anak kelima?
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~
Apa anda menjawab Nunu?
BUKAN! Tentu saja bukan.
Anak kelima namanya Mary. Baca lagi pertanyaannya!
Okay, sekarang ronde bonus:
SEORANG bisu pergi ke toko dan ingin membeli sikat gigi. Dengan menirukan orang menggosok gigi, ia berhasil menyampaikan keinginannya pada penjaga toko dan ia berhasil membeli sikat gigi…
Berikutnya, seorang buta masuk ke toko itu dan ingin membeli kacamata hitam, bagaimana DIA menunjukkan keinginannya?
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~
Langsung aja ngomong, dia kan gak bisu…
Ayo cari tahu, seberapa pintar anda… .
Siap? GO!!! (gulung layar)
Pertanyaan pertama:
A nda ikut berlomba. Anda menyalip orang di posisi nomor dua. Sekarang posisi anda nomor berapa?
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~
Jawaban: Jika anda menjawab Nomor Satu, anda SALAH BESAR! Jika anda menyalip orang nomor dua, sekarang andalah yang ada di posisi nomor dua!
Jangan ngaco lagi, ya?.
Sekarang jawab pertanyaan kedua,
tapi jangan berpikir lebih banyak daripada ketika menjawab pertanyaan pertama tadi, OK ?
Pertanyaan Kedua:
Jika anda menyalip orang di posisi terakhir, sekarang anda di posisi…?
(gulung layar)
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~
Jawaban: Jika anda menjawab anda orang kedua dari terakhir, anda SALAH LAGI… Coba, bagaimana caranya menyalip orang TERAKHIR?
Anda sebetulnya tidak terlalu pintar, ‘ kan?
Pertanyaan ketiga:
Hitung-hitungan yang pelik! Catatan: kerjakan di pikiran anda saja.
JANGAN gunakan kertas atau pensil atau kalkulator. Cobalah.
Ambil 1000 dan tambahkan 40 padanya. Sekarang tambahkan 1000 lagi. Sekarang tambahkan 30 .. !
Tambahkan 1000 lagi< U> . Sekarang tambahkan 20. Sekarang tambahkan 1000
Sekarang tambahkan 10 . Berapa totalnya?
gulung layar…...
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~
Apakah hasilnya 5000 ?
Jawaban yang benar adalah 4100.
Kalau tidak percaya, cek dengan kalkulator!
Hari apes, ‘ kan?
Mungkin di pertanyaan terakhir anda bisa benar…
….Mungkin.
Pertanyaan keempat:
Ayah Mary punya lima anak: 1. Nana, 2. Nene, 3. Nini,
4. Nono. Siapa nama anak kelima?
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~
Apa anda menjawab Nunu?
BUKAN! Tentu saja bukan.
Anak kelima namanya Mary. Baca lagi pertanyaannya!
Okay, sekarang ronde bonus:
SEORANG bisu pergi ke toko dan ingin membeli sikat gigi. Dengan menirukan orang menggosok gigi, ia berhasil menyampaikan keinginannya pada penjaga toko dan ia berhasil membeli sikat gigi…
Berikutnya, seorang buta masuk ke toko itu dan ingin membeli kacamata hitam, bagaimana DIA menunjukkan keinginannya?
~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~
Langsung aja ngomong, dia kan gak bisu…
Thursday, May 29, 2008
Gadis logis dan gadis matematis
Ada dua orang gadis. Salah satu dari mereka cara berpikirnya Matematis (M) dan yang lainnya cara berpikirnya menggunakan Logika (L). Mereka berdua berjalan pulang melewati jalan yang gelap, dan jarak rumah mereka masih agak jauh. Setelah beberapa lama mereka berjalan..
M : Apakah kamu juga memperhatikan ada seorang pria yang sedang berjalan mengikuti kita kira² sejak tigapuluh delapan setengah menit yang lalu? Saya khawatir dia bermaksud jelek.
L : Itu hal yang Logis. Dia ingin memperkosa kita
M : Oh tidak, dengan kecepatan berjalan kita seperti ini, dalam waktu 15 menit dia akan berhasil menangkap kita. Apa yang harus kita lakukan.
L : Hanya ada 1 cara logis yg harus kita lakukan, yaitu berjalan lebih cepat.
M : Itu tidak banyak membantu, gimana nich.
L : Tentu saja itu tidak membantu, Logikanya kalau kita berjalan lebih cepat dia juga akan mempercepat jalannya.
M : Lalu, apa yang harus kita lakukan? Dengan kecepatan kita seperti ini dia akan berhasil menangkap kita dalam waktu dua setengah menit...
L : Hanya ada satu langkah Logis yang harus kita lakukan.. Kamu lewat jalan yang ke kiri dan aku lewat jalan yang kekanan. sehingga dia tidak bisa mengikuti kita berdua dan hanya salah satu yang diikuti olehnya.
Setelah kedua gadis itu berpisah.. Ternyata Pria tadi mengikuti langkah si gadis yang menggunakan logika (L). Gadis matematis (M) tiba dirumah lebih dulu dan dia khawatir akan keselamatan sahabatnya. Tidak berapa lama Gadis Logika (L) datang.
M : Oh terima kasih Tuhan.. Sahabat saya tiba dengan selamat, Eh gimana pengalamanmu diikuti oleh Pria tadi?
L : Setelah kita berpisah dia mengikuti aku terus.
M : Ya.. ya.. Tetapi apa yang terjadi kemudian dengan kamu?
L : Sesuai dengan logika saya langsung lari sekuat tenaga dan Pria itupun juga lari sekuat tenaga.
M : Dan... dan..
L : Sesuai dengan logika dia berhasil mendekati saya ditempat yang gelap...
M : Lalu.. Apa yang kamu lakukan?
L : Hanya ada satu hal logis yang dapat saya lakukan, yaitu saya mengangkat rok saya..
M : Oh... Lalu apa yang dilakukan pria tadi?
L : Sesuai dengan logika... Dia menurunkan celananya...
M : Oh tidak... Lalu apa yang terjadi kemudian?
L : Hal yang logis bukan, kalau gadis yang mengangkat roknya larinya lebih cepat dari pada lelaki yang berlari sambil memelorotkan celananya... So akhirnya aku bisa lolos dari pria itu.
M : Apakah kamu juga memperhatikan ada seorang pria yang sedang berjalan mengikuti kita kira² sejak tigapuluh delapan setengah menit yang lalu? Saya khawatir dia bermaksud jelek.
L : Itu hal yang Logis. Dia ingin memperkosa kita
M : Oh tidak, dengan kecepatan berjalan kita seperti ini, dalam waktu 15 menit dia akan berhasil menangkap kita. Apa yang harus kita lakukan.
L : Hanya ada 1 cara logis yg harus kita lakukan, yaitu berjalan lebih cepat.
M : Itu tidak banyak membantu, gimana nich.
L : Tentu saja itu tidak membantu, Logikanya kalau kita berjalan lebih cepat dia juga akan mempercepat jalannya.
M : Lalu, apa yang harus kita lakukan? Dengan kecepatan kita seperti ini dia akan berhasil menangkap kita dalam waktu dua setengah menit...
L : Hanya ada satu langkah Logis yang harus kita lakukan.. Kamu lewat jalan yang ke kiri dan aku lewat jalan yang kekanan. sehingga dia tidak bisa mengikuti kita berdua dan hanya salah satu yang diikuti olehnya.
Setelah kedua gadis itu berpisah.. Ternyata Pria tadi mengikuti langkah si gadis yang menggunakan logika (L). Gadis matematis (M) tiba dirumah lebih dulu dan dia khawatir akan keselamatan sahabatnya. Tidak berapa lama Gadis Logika (L) datang.
M : Oh terima kasih Tuhan.. Sahabat saya tiba dengan selamat, Eh gimana pengalamanmu diikuti oleh Pria tadi?
L : Setelah kita berpisah dia mengikuti aku terus.
M : Ya.. ya.. Tetapi apa yang terjadi kemudian dengan kamu?
L : Sesuai dengan logika saya langsung lari sekuat tenaga dan Pria itupun juga lari sekuat tenaga.
M : Dan... dan..
L : Sesuai dengan logika dia berhasil mendekati saya ditempat yang gelap...
M : Lalu.. Apa yang kamu lakukan?
L : Hanya ada satu hal logis yang dapat saya lakukan, yaitu saya mengangkat rok saya..
M : Oh... Lalu apa yang dilakukan pria tadi?
L : Sesuai dengan logika... Dia menurunkan celananya...
M : Oh tidak... Lalu apa yang terjadi kemudian?
L : Hal yang logis bukan, kalau gadis yang mengangkat roknya larinya lebih cepat dari pada lelaki yang berlari sambil memelorotkan celananya... So akhirnya aku bisa lolos dari pria itu.
Wednesday, May 14, 2008
Kematian 3 orang pria
Suatu ketika .... diakhirat ada 3 org pria yg sedang ditanya oleh malaikat.
Malaikat : Hey kamu (kpd pria 1 )... kenapa kamu mati?
Pria 1 : waktu itu saya sehabis mandi dan ingin mengeringkan badan.karena tinggal diapartemen dilantai 15... sayapun dgn memakai piyama menuju balkon. ternyata saya tergelincir dan jatuh. beruntung saya jatuh kebalkon lt 14. sayapun berusaha bangun. tapi ada org gila yg mendorong saya dari balkon lt14.saya jatuh. beruntung... saya masih isa bergelantungan di pagar balkon lt 12. lalu tiba2 ada kulkas menimpa saya. sayapun terjatuh ke bawa tertimpa kulkas. lalu saya mati.
Malaikat : ooooo gitu. lalu kamu (kpd pria 2)
Pria 2 : waktu itu saya ditelepon mata2 saya. dia mengatakan kalo PIL istri saya ada diapartemen saya. sayapun plg. ketika pintu saya buka... saya lihat ada org dibalkon sedang berusaha berdiri. saya emosi. saya dorong org itu. ternyata dia nggak langsung jatuh. tp bergelantungan di pagar balkon lt12. saya ambil kulkas. saya lempar org itu. org itu jth. dan mati.
Malaikat : lho... dia yg mati kok kamu ikut2 mati?
Pria 2 : karena saya punya penyakit jantung....saya kaget melihat darah yg banyak.... sayapun pingsan dan mati.
Malaikat : ooo gitu... lalu kamu (kpd pria 3) kenapa kamu telanjang?
Pria 3 : waktu itu saya dipanggil oleh WIL saya keapartemennya karena suaminya sdg pergi. ketika akan bercinta suaminya datang. dan oleh WIL saya saya disembunyikan didalam kulkas. lalu saya mati.
Malaikat : Hey kamu (kpd pria 1 )... kenapa kamu mati?
Pria 1 : waktu itu saya sehabis mandi dan ingin mengeringkan badan.karena tinggal diapartemen dilantai 15... sayapun dgn memakai piyama menuju balkon. ternyata saya tergelincir dan jatuh. beruntung saya jatuh kebalkon lt 14. sayapun berusaha bangun. tapi ada org gila yg mendorong saya dari balkon lt14.saya jatuh. beruntung... saya masih isa bergelantungan di pagar balkon lt 12. lalu tiba2 ada kulkas menimpa saya. sayapun terjatuh ke bawa tertimpa kulkas. lalu saya mati.
Malaikat : ooooo gitu. lalu kamu (kpd pria 2)
Pria 2 : waktu itu saya ditelepon mata2 saya. dia mengatakan kalo PIL istri saya ada diapartemen saya. sayapun plg. ketika pintu saya buka... saya lihat ada org dibalkon sedang berusaha berdiri. saya emosi. saya dorong org itu. ternyata dia nggak langsung jatuh. tp bergelantungan di pagar balkon lt12. saya ambil kulkas. saya lempar org itu. org itu jth. dan mati.
Malaikat : lho... dia yg mati kok kamu ikut2 mati?
Pria 2 : karena saya punya penyakit jantung....saya kaget melihat darah yg banyak.... sayapun pingsan dan mati.
Malaikat : ooo gitu... lalu kamu (kpd pria 3) kenapa kamu telanjang?
Pria 3 : waktu itu saya dipanggil oleh WIL saya keapartemennya karena suaminya sdg pergi. ketika akan bercinta suaminya datang. dan oleh WIL saya saya disembunyikan didalam kulkas. lalu saya mati.
Subscribe to:
Posts (Atom)



